Dalam keheningan senja, mata menyambut asa
yang tak tampak sesegera mendekap
entah apakah itu cinta
ataukah hanya pelarian membentuk harap
dan lagi - lagi kau yang menyapa hati
di tiap sajak yang terhampar di kemayaan
dengan kata - kata seakan puja memuji
menyentuh dasar jiwa keindahan
ku perhatikan kala jarak tak sampai jauh
kita bersua, tanpa suara
lalu aku merunduk getir lewat gemuruh
ingin beranjak namun tak kuasa
ku kenal kau belum lama ini
seakan hadir di sengajakan Tuhan
dengan doa - doa yang telah kau beri
menarik rasa sesegera mungkin menjadi keluluhan
tak usahlah balas menghambat kelana
karena yang ku tahu cinta tak begini
biarlah sembunyi tangan - tangan kita
seolah tak menyaksikan apa yang terjadi
karena sua
tanpa suara
telah ciptakan
kasih yang mulia...
yang tak tampak sesegera mendekap
entah apakah itu cinta
ataukah hanya pelarian membentuk harap
dan lagi - lagi kau yang menyapa hati
di tiap sajak yang terhampar di kemayaan
dengan kata - kata seakan puja memuji
menyentuh dasar jiwa keindahan
ku perhatikan kala jarak tak sampai jauh
kita bersua, tanpa suara
lalu aku merunduk getir lewat gemuruh
ingin beranjak namun tak kuasa
ku kenal kau belum lama ini
seakan hadir di sengajakan Tuhan
dengan doa - doa yang telah kau beri
menarik rasa sesegera mungkin menjadi keluluhan
tak usahlah balas menghambat kelana
karena yang ku tahu cinta tak begini
biarlah sembunyi tangan - tangan kita
seolah tak menyaksikan apa yang terjadi
karena sua
tanpa suara
telah ciptakan
kasih yang mulia...
by Shachy Hubb Albirr
Jumat, 10 Agustus 2012